KBLI 03126
Penangkapan Ikan Hias di Perairan Darat
Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan ikan hias di perairan darat seperti di danau, sungai, waduk, rawa, dan genangan air lainnya, seperti ikan pelangi dan botia dengan alat penangkapan ikan lainnya (miscellaneous gears) termasuk seser, perangkat (traps) termasuk bubu (pot).
Baca penjelasan lengkap KBLI 03126Pengertian KBLI 03126
KBLI 03126 merupakan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia yang mengatur kegiatan usaha penangkapan ikan air payau. Kode KBLI 03126 ini digunakan untuk mengidentifikasi jenis usaha yang bergerak di bidang penangkapan ikan yang dilakukan di perairan payau, baik secara tradisional maupun modern. Penetapan KBLI ini menjadi acuan penting dalam proses perizinan usaha melalui sistem OSS (Online Single Submission) di Indonesia.
Ruang Lingkup Kegiatan Usaha KBLI 03126
Ruang lingkup KBLI 03126 meliputi seluruh aktivitas penangkapan ikan di perairan payau, yaitu wilayah perairan yang memiliki kadar garam antara air tawar dan air laut. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai alat tangkap, baik yang sederhana seperti jaring tradisional maupun alat tangkap modern yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, ruang lingkupnya juga mencakup penangkapan berbagai jenis spesies ikan dan biota air payau lainnya untuk tujuan komersial.
Contoh Jenis Usaha KBLI 03126
Beberapa contoh usaha yang termasuk dalam KBLI 03126 antara lain:
- Usaha penangkapan ikan bandeng di tambak payau
- Penangkapan udang windu di perairan payau
- Usaha penangkapan ikan mujair dan nila di muara sungai
- Penangkapan kepiting bakau di ekosistem mangrove payau
- Usaha pengambilan ikan belanak di estuari
Kewajiban Perizinan Usaha KBLI 03126 Melalui OSS
Setiap pelaku usaha yang menjalankan kegiatan penangkapan ikan air payau sesuai KBLI 03126 wajib melakukan pendaftaran dan memperoleh perizinan usaha melalui sistem OSS. OSS merupakan sistem perizinan terintegrasi secara elektronik yang diterapkan pemerintah untuk memudahkan pelaku usaha dalam mengurus perizinan. Melalui OSS, pelaku usaha dapat memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) serta izin operasional atau komersial yang relevan. Kewajiban ini bertujuan untuk memastikan legalitas usaha, perlindungan lingkungan, serta pemenuhan standar usaha sesuai ketentuan perundang-undangan di Indonesia.
Ketentuan Penggabungan KBLI dengan KBLI 03126
Berdasarkan informasi yang tersedia, tidak terdapat ketentuan larangan penggabungan KBLI untuk KBLI 03126. Artinya, pelaku usaha dapat menggabungkan KBLI 03126 dengan kode KBLI lain yang relevan sesuai dengan jenis kegiatan usaha yang dijalankan. Penggabungan ini dapat dilakukan selama tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta tetap melalui proses perizinan usaha yang telah ditetapkan melalui OSS. Penggabungan KBLI bertujuan untuk memberikan fleksibilitas bagi pelaku usaha dalam mengembangkan lini bisnisnya secara legal dan terstruktur.
Siap Mengurus Perizinan Perusahaan Anda?
Kami membantu seluruh proses — dari konsultasi awal, penyusunan dokumen teknis, pengajuan resmi OSS RBA, hingga izin terbit.
Cepat, tepat, dan sesuai regulasi.
Kami siap membantu Anda dari awal hingga perizinan terbit dengan solusi profesional.